Tampilkan postingan dengan label healthy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label healthy. Tampilkan semua postingan

penyebab kulit keriput

Mengapa kulit keriput? Apa penyebab keriput? Bagaimana mencegah kulit keriput? Pertanyanan-pertanyaan ini sering kita dengar atau kita ajukan.

Secara umum kulit terbagi atas 3 lapisan, epidermis, dermis dan lapisan lemak. Dalam susunan epidermis terdapat lapisan yang paling luar disebut stratum corneum.

Penyebab utama kulit keriput adalah grafitasi bumi dan sinar matahari. Grafitasi bumi akan selalu menarik kulit kita kebawah dimana pun kita berada. Sedangkan radiasi sinar ultraviolet (UV) dari matahari menembus lapisan kulit dan merusak struktur kulit dibaliknya.

Dan apabila kamu suka cemberut, jutek, marah, dan nangis ga tentu arah, itupun dapat mempercepat kulitmu menjadi keriput. Ketika kamu marah, kulit diwajah akan ikut tertekuk dan terlipat, ini akan terjadi terus berulang-ulang dan bertahun-tahun. Lipatan-lipatan ini lambat laun akan meninggalkan bekas dikulit alias keriput.

Selain itu rokok juga dapat mempercepat kulit keriput. Menurut para ahli rokok dapat merusak kolagen kulit dan orang yang perokok kemungkinan 5 kali lebih cepat keriputnya dari orang yang tidak merokok. Dan yang parahnya saat orang menghisap rokok, wajahnya pun akan tertekuk dan ini lambat laun pun akan membekas.

Bagaimanapun juga keriput itu akan datang pada manusia, tetapi keriput dapat diperlambat dengan menjaga pola hidup.

Sumber: howstuff

khasiat cabai rawit

Tanaman budidaya, kadang-kadang ditanam di pekarangan sebagai tanaman sayur atau tumbuh liar di tegalan dan tanah kosong yang terlantar. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropik, menyukai daerah kering, dan ditemukan pada ketinggian 0,5-1.250 m dpl.

Komposisi Cabai Rawit :
Buahnya mengandung kapsaisin, kapsantin, karotenoid, alkaloid asiri, resin, minyak menguap, vitamin (A dan C). Kapsaisin memberikan rasa pedas pada cabai, berkhasiat untuk melancarkan aliran darah serta pematirasa kulit. Biji mengandung solanine, solamidine, solamargine, solasodine, solasomine, dan steroid saponin (kapsisidin). Kapsisidin berkhasiat sebagai antibiotik.

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Cabai rawit rasanya pedas, sifatnya panas, masuk meridian jantung dan pankreas. Tumbuhan ini berkhasiat tonik, stimulan kuat untuk jantung dan aliran darah, antirematik, menghancurkan bekuan darah (antikoagulan), meningkatkan nafsu makan (stomakik), perangsang kulit (kalau digosokkan ke kulit akan menimbulkan rasa panas. Jadi, digunakan sebagai campuran obat gosok), peluruh kentut (karminatif), peluruh keringat (diaforetik), peluruh liur, dan peluruh kencing (diuretik). Ekstrak buah cabai rawit mempunyai daya hambat terhadap pertumbuhan Candida albicans. Daya hambat ekstrak cabal rawit 1 mg/ml setara dengan 6,20 mcg/ml nistatin dalam formamid (Tyas Ekowati Prasetyoningsih, FF UNAIR, 1987).

Tips Kesehatan Bayi, Balita, dan Dewasa

eiring dgn makin majunya teknologi kedokteran dan Ilmiah, makin banyak pula solusi utk berbagai penyakit, baik itu dari segi pengobatan maupun pencegahan. Tentu yg paling ideal adalah pencegahan sehingga kita tidak usah merasakan pahitnya menderita suatu penyakit / kelainan. Tapi sayangnya kebanyakan orang kekurangan informasi ttg gejala2 awal suatu penyakit, sehingga bisa diambil tindakan pencegahan yg optimal. Ataupun kekurangan informasi ttg langkah2 yg harus ditempuh / atau cara hidup sehat sehingga terhindar dari masalah. Informasi yg paling perlu salah satunya juga ttg tumbuh kembang anak, dari mulai bayi sampai balita.

Kecukupan gizi dan perawatan anak yg tepat juga merupakan salah satu langkah menghindarkan diri anak tersebut dari masalah kesehatan saat mereka remaja dan dewasa nanti. Memang tidak ada yg sempurna dalam kehidupan ini, tapi dgn berusaha mengikuti tips kesehatan yg pas, maka diharapkan utk memperoleh kondisi fisik dan mental yg mendekati sempurna dan merupakan harapan setiap orang pada umumnya. Dan hal ini juga berkaitan dgn pola makan yg benar dan tidak mengkonsumsi sesuatu secara berlebihan / over dosis. Mengingat hal2 tersebut saya mencoba mengumpulkan informasi2 ttg kesehatan & gejala2 penyakit, tumbuh kembang anak, asupan gizi yg perlu, dan juga pola makan yg benar menurut para ahlinya masing. Informasi2 ini saya kumpulkan dari berbagai sumber di internet, baik informasi dari dokter dan ahli kesehatan dan gizi dalam maupun luar negeri. Semua informasi ini saya himpun dalam satu EBook (Buku Elektronik) dgn format pdf yg bisa dibaca dgn acrobat reader. Mengapa dlm bentuk E-Book?? Salah satu yg saya sukai dari EBook, saya bisa membacanya dimana saja, di bus, pesawat terbang, WC Umum, dikantor, di kantin, di kafe, di saat2 emergency (yg pasti datangnya tiba2), dan sebagainya. Kenapa bisa begitu fleksibel?? Tentu teknologi jawabannya, Ebook dgn bentuk pdf bisa dibaca dgn menggunakan PDA, Laptop, Malah Handphone juga bisa (misalnya Nokia 6600, SonyEricsson P910, dan tipe2 lain yg mendukung ebook). Kita tidak mungkin bawa Laptop / komputer kemana2 kan? Tapi Handphone dan PDA kan sering ikut kita sampai ke WC (maaf..). Pada mulanya informasi2 ini memang hanya utk keperluan saya sendiri, karena dalam proses membesarkan anak2 tercinta kami harus selalu tau informasi2 terkini, baik ttg tumbuh kembang anak, jam tidur, asupan gizi, gejala2 penyakit dan lain sebagainya. Setelah cukup banyak saya kumpulkan kira2 218 halaman, terpikir utk meringkasnya menjadi Ebook. Bagi Rekan2 yg memerlukan (dalam hal ini calon Papa/Mama, atau yg sudah jadi Papa/Mama, masih single tapi punya keponakan, ataupun hanya sekedar utk update informasi) Ebook ttg Tips Kesehatan Bayi, Balita, sampai org Dewasa ini saya tawarkan seharga 60 ribu Rupiah, sebuah harga yg cukup murah dibanding kalau kita mencari sendiri semua informasi ini di Gramedia maupun di internet yg malah akan menghabiskan waktu kita yg bisa dimanfaatkan utk hal2 lain yg berkali lipat lebih berharga dari Rp.60.000,- tsb. Rekan2 yg berminat bisa hubungi saya di email : jjoshida@yahoo.com,setelah pelunasan pembayaran saya langsung kirim ebooknya ke alamatemail anda, dan transaksi seperti ini dari pengalaman saya cepat dan ideal sehingga pelanggan tdk menunggu kiriman fisik terlalu lama shg akantimbul kesan negatif dari pelanggan, misalnya anggapan bhw sudah tertipu,dan lain sebagainya). Bagi rekan2 yg menginginkan bentuk fisik, akan saya kirimkan dalam bentuk CD melaluiPos sesuai alamat tujuan yg diberikan. Semuanya terserah keinginan pelanggan.

Bagi rekan2 yg berminat bisa menghubungi saya di

pelangsing,diet,atau olahraga

Berbagai produk pelangsing badan banyak yang menawarkan jaminan kesehatan. Slogan cantik yang langsing lantas ditambah dengan langsing yang sehat. Sangat masuk akal. Produk pelangsingan badan biasanya menawarkan upaya penghancuran racun dalam tubuh, selulit atau lemak di bawah kulit, dan selanjutnya pembentukan lekuk tubuh

Barangkali, tidak ada salahnya mencoba berbagai produk pelangsing selama tidak cekak kantong. Namun, menurut ahli fisiologi olahraga yang juga dosen Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Ermita I Ilyas, secara ilmiah sulit dijelaskan cara-cara mekanik dapat mengurangi lemak tubuh. Pengurangan lemak membutuhkan reaksi kimia panjang dan proses ini memerlukan enzim-enzim yang diregulasi hormon-hormon tertentu.


Olahraga


Pandangan soal tubuh langsing memang sebaiknya dikaitkan dengan gagasan soal badan sehat. Olahraga menjadi satu hal terpenting. Anjuran berolahraga memang sangat kerap dilontarkan. Saking kerapnya, orang sampai bosan mendengar.


Olahraga sangat penting untuk menurunkan berat badan. Selain dapat mengurangi jumlah lemak tubuh, olahraga juga meningkatkan masa tubuh dan mengencangkan otot. Pada saat berolahraga aerobik, hormon katekolamin akan dilepaskan dan hormon ini akan merangsang terjadinya pemecahan simpanan karbohidrat (glikogen) di otot.


Olahraga juga meningkatkan efisiensi dan kemampuan jantung, paru, pembuluh darah, serta mengontrol kadar gula darah melalui perbaikan sensitivitas reseptor insulin. Dengan demikian, olahraga juga baik untuk penderita diabetes melitus, hipertensi, serta mencegah osteoporosis dan memperlambat penurunan daya ingat. Olahraga juga memberi rasa bahagia dan segar sebab dapat meningkatkan produksi hormon endorfin.


Yang pasti, manfaat olahraga adalah agar tubuh singset dan otot bertonus (kencang). Untuk itu, latihan beban yang dinamis perlu dilakukan. Olahraga juga bisa menjadi semacam
terapi stroke karena olahraga teratur bermanfaat bagi jantung.


”Bukan untuk gedein atau membentuk tubuh seperti Ade Rai (bulk) atau kuat biar bisa angkat besi. Tonus perlu untuk mereka yang sudah berumur di atas 50-an tahun, apalagi perempuan yang sudah menopause,” terang Ermita.


Meskipun masih muda, jika mengikuti program penurunan berat badan, sebaiknya mulai dengan latihan beban ringan. Apalagi jika sebelumnya obes atau obes berat.


”Ini untuk mencegah bagian tubuh yang kehilangan lemak di bawah kulit tidak menggantung”. imbuh Ermita.


Diet dan terapi perilaku


Selain olahraga, diet atau pengaturan makanan dan terapi perilaku sangatlah penting untuk proses penurunan berat badan. Diet biasanya adalah kombinasi berbagai jenis diet yang disesuaikan dengan kondisi seseorang. Jangan sampai diet justru menyebabkan timbulnya penyakit lain atau kekurangan bahan nutrien yang penting. Adakalanya dalam melakukan diet plus melakukan
massage girl untuk menjaga kesehatan tubuh.


”Agar berhasil, konsultasilah secara intensif dengan dokter dan ahli gizi. Biasanya, diet yang diberikan diet rendah kalori seimbang. Jumlah kalori diberikan bertahap,” jelas Ermita.


Adapun terapi perilaku diberikan bagi mereka yang mempunyai kebiasaan makan buruk, misalnya, makan berlebih tanpa bisa menahan diri.


Terapi perilaku antara lain dengan makan tidak terburu-buru. Jauhi restoran dengan makanan ”enak” (padat lemak), jauhi membeli camilan apalagi sampai disimpan di rumah atau di kantor, dan yang terpenting jauhi stres karena bisa memicu nafsu makan.


”Sebaiknya saat memasuki usia 45 tahun, batasi makanan tersebut. Di atas usia 50 tahun, lupakan. Oya, kebanyakan karbohidrat sama jeleknya dengan makan banyak gorengan atau berlemak. Semua itu bisa menggemukkan,” papar Ermita lagi.


Jangan lupa juga galakkan konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan sebagai sumber serat. Sangat baik untuk menyehatkan pencernaan dan tubuh secara keseluruhan.

10 cara menunda penuaan

Tanpa disadari, kita kerap melakukan kebiasaan yang justru mempercepat datangnya ketuaan. Kenali kebiasaan-kebiasaan buruk Anda, dan atasi segera.

Berikut ini 10 perilaku tidak sehat yang sering kita lakukan, serta cara mengatasinya:

1. Stres berlebihan
Sejak dulu, kita tahu bahwa stres yang berlebihan dapat menurunkan daya tahan tubuh seseorang dan memacu risiko penyakit jantung, serta membuat kita merasa tidak nyaman. Stres yang berlebihan juga memacu penuaan dini. Ibu-ibu yang memiliki anak-anak dengan penyakit kronis merupakan orang-orang yang paling mengalami stres, dan mengalami penuaan dini yang paling ekstrim.

Cara cepat untuk mengurangi stres adalah dengan menarik nafas dalam-dalam yang disebut dengan pernafasan difragmatik. Untuk jangka panjangnya, luangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang dapat mengurangi stres Anda.

2. Minum alkohol
Bukan merupakan suatu kebetulan bila alkohol merupakan kabar buruk mengenai stres. Para wanita sebaiknya membatasi diri meminum minuman alkohol. Berbagai gangguan kesehatan bisa timbul dari kebiasaan minum alcohol yang berlebihan. Termasuk serangan jantung, kanker hati, kanker tenggorokan, dan kanker payudara.

3. Kurang bergerak
Dengan sedikit menggerakkan tubuh, kita dapat memperpanjang hidup serta mengurangi kemungkinan kelebihan berat badan, mengurangi stres, dan bahkan mencegah penyakit Alzheimer. Langkah pertama yang perlu dilakukan yaitu hanya dengan berjanji pada diri sendiri bahwa kita akan lebih aktif. Parkirlah mobil jauh dari pintu masuk, menggunakan tangga dan tidak mempergunakan lift, melakukan olah raga/senam, jalan kaki selama 30 menit atau lebih sebanyak lima kali atau lebih dalam satu minggu.

4. Mengonsumsi makanan berlemak
Lemak yang dikonsumsi secara berlebihan dapat memacu kolesterol tinggi dan merangsang penyakit jantung. Biasakan diri Anda untuk mengonsumsi makanan yang non-kolesterol dan berkadar lemak rendah.

Tips: Takar asupan lemak, jangan lebih dari 10 persen (atau kurang) dari seluruh kalori.

5. Merokok
Untuk mengurangi bahaya kanker dan kerutan dini, Anda dapat mengganti rokok dengan permen karet rasa nikotin. Berdasarkan penelitian di tahun 2004, permen karet rasa nikotin memberikan hasil dua kali lipat dimana perokok berhenti merokok dibandingkan dengan keinginan/janji si perokok untuk berhenti merokok.

6. Menghirup udara polusi
Polusi udara dapat menyebabkan batuk dan sakit mata/mata perih dan hal ini berhubungan dengan serangan pada penyakit asma dan saluran pernafasan. Usahakan untuk berada di dalam ruangan sebanyak yang Anda bisa bila kadar polusi udara sedang tinggi.

7. Terlalu sering kena sinar matahari
Batasi diri Anda dari sengatan sinar matahari dan gunakan krim tabir matahari, paling tidak yang mengandung SPF 15 untuk mencegah risiko kanker kulit dan juga kerutan.

8. Kurang tidur
Kurang tidur berhubungan dengan obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi dan masalah ingatan. Singkirkan segera televisi dan benda-benda elektronika lain yang mengganggu ketenangan dari kamar tidur Anda. Tata ulang kamar tidur Anda dan ciptakan suasana kamar tidur yang nyaman dengan lampu yang temaram yang akan membuat Anda tidur nyenyak.

9. Kelebihan berat badan
Kelebihan berat badan dapat memicu kemungkinan terserang penyakit jantung, diabetes, bahkan kanker. Penelitian mutakhir menyatakan jenis diet yang dilakukan kurang penting dibandingkan dengan komitmen Anda untuk melakukan diet tersebut dengan disiplin.

Tips: Ikuti diet yang sesuai dengan gaya hidup Anda sehingga Anda cenderung untuk komit dalam melakukannya.

10. Mengonsumsi gula berlebih
Gula yang berlebihan dapat menaikkan berat badan dan kemungkinan terserang penyakit jantung. Ahli nutrisi menyarankan untuk menjaga tambahan gula pada makanan kecil/cemilan dan kue-kue kering sampai 12 sendok teh per hari pada diet berkalori 2200. Selain itu, ganti makanan yang manis-manis dengan buah-buahan dan sayuran segar.

makanan rendah kolestrol

Tingginya kadar kolesterol yang dimiliki seseorang kerap menjadi mimpi buruk, berbagai macam cara ditempuh untuk menurunkan kadar kolesterol tersebut. Obat berbahan kimia yang terhitung efektif menurunkan kolesterol menjadi pilihan. Tapi tentu saja setiap bahan kimia pasti memiliki efek samping. Pilihan lain yang menjadi andalan yaitu menurunkan kadar kolesterol dengan cara alami.


Ada sejumlah makanan yang bisa menurunkan kadar Low-Density Lipoproptein (LDL) alias kolesterol jahat yang menyebabkan plak di pembuluh darah, dan meningkatkan High-Density Lipoprotein (HDL) alias kolesterol baik yang bisa dimanfaatkan tubuh untuk mengolah vitamin yang larut di dalam lemak.

Untuk menurunkan kadar LDL, Anda harus mengurangi asupan lemak jenuh. Lemak jenuh biasanya ditemukan di produk hewani, misalnya daging, susu, krim, mentega, dan keju. Ada juga lemak jenuh yang berasal dari nabati misalnya santan, minyak kelapa, dan lemak nabati.

Namun banyak pula terdapat jenis makanan yang mengandung lemak tidak jenuh sehingga sangat efektif menurunkan kadar kolesterol, diantaranya :

1. Kacang kedelai

Kacang kedelai dan turunannya, alias kedelai yang sudah diolah misalnya menjadi tahu, tempe, susu kedelai, dan tepung kedelai mengandung isoflavon, yaitu zat yang bisa menekan LDL.

Tapi ingat, meski nikmat tahu dan tempe bisa tidak efektif menurunkan kolesterol bila diolah dengan sembarangan. Misalnya, digoreng dengan minyak jelantah atau dicampur santan. Sebab, santan dan minyak goreng adalah sumber lemak jenuh.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menganjurkan untuk mengonsumsi sedikitnya 25 gram protein kedelai per hari untuk menurunkan kadar kolesterol.

2. Kacang-kacangan

Kacang adalah sumber serat larut yang sangat tinggi. Mengonsumsi serat larut bisa mengurangi kolesterol. Mengonsumsi kacang seperti buncis, kacang merah, kacang panjang secara teratur selama enam minggu bisa mengurangi kadar kolesterol sebanyak 10%.

3. Ikan Salmon


Ikan salmon sangat baik karena mengandung asam Omega-3 yang bisa menurunkan LDL dan trigiserilda serta meningkatkan HDL. Salmon mengandung EPA dan DHA yang baik untuk kesehatan jantung.

The American Heart Association merekomendasi paling tidak dua porsi per minggu untuk mendapatkan manfaat maksimal. Selain salmon, ikan tuna, trout, sarden, makerel, dan hering juga baik.

4. Alpukat

Alpukat adalah sumber lemak tidak jenuh yang bisa meningkatkan level HDL. Sayangnya, alpukat tinggi kalori, sehingga harus dikombinasikan dengan sayur-sayuran yang bisa menekan kalori.

Satu buah alpukat berukuran sedang mengandung 300 kalori dan 30 gram lemak tidak jenuh sedangkan kebutuhan tubuh manusia normal adalah 1.800 kalori dan 30 gram lemak tidak jenuh per harinya.

5. Bawang Putih

Sejak ribuan tahun lalu, bawang putih sudah dipercaya mengandung banyak zat yang baik untuk kesehatan manusia. Bangsa Mesir Kuno memakai bawang putih untuk meningkatkan stamina.

Di masa modern, bawang putih dipakai untuk menurunkan kolesterol, mencegah pembekuan darah, menurunkan tekanan darah, dan melindungi tubuh dari infeksi.

Hasil penemuan paling mutakhir, bawang putih bisa mencegah partikel kolesterol menempel di dinding pembuluh darah.

6. Bayam


Bayam mengandung banyak lutein. Lutein adalah zat penting yang bisa menjaga kesehatan dan ketajaman fungsi mata. Lutein juga ternyata bisa menjaga kesehatan jantung karena bisa mencegah lemak menempel di pembuluh darah. Dianjurkan, memakan bayam setiap hari sekitar setengah mangkuk untuk hasil maksimal.

7. Margarin

Beberapa jenis margarin bisa menurunkan kadar kolesterol. Misalnya margarin dari minyak biji bunga kanola

8. Mede, Almon, dan Kenari

Lemak tak jenuh tunggal, di dalam kacang mede, almon, dan kenari adalah bahan makanan rendah lemak yang baik untuk kesehatan jantung.

Kacang-kacangan itu juga mengandung vitamin E, magnesium, dan phytochemical yang terkait erat dengan kesehatan jantung. Sayangnya, seperti alpukat, kacang-kacang ini sangat tinggi protein. Jadi, jangan rakus makan kacang agar manfaatnya benar-benar maksimal.

9. Teh

Teh, mau diminum dingin atau panas, sama saja manfaatnya. Teh mengandung antioksidan yang bisa membuat pembuluh darah rileks sehingga terhindar dari pembekuan darah.

Antioksidan di dalam teh, yaitu flavonoid bisa mencegah oksidasi yang menyebabkan LDL menumpuk di pembuluh darah. Menikmati segelas teh setiap hari bisa memenuhi kebutuhan antioksidan.

10. Cokelat

Cokelat ternyata sehat. Tentu saja, cokelat yang dicampur terlalu banyak susu mengandung terlalu banyak lemak. Jadi, pilihlah cokelat hitam atau pahit. Cokelat sehat karena mengandung banyak antioksidan dan flavanoid. Cokelat putih, tidak mengandung zat itu sehingga kurang sehat dikonsumsi.

Kandungan flavanoid cokelat bervariasi tergantung di mana cokelat itu tumbuh dan proses pengolahannya.

Amandel

Terima kasi sebelumnya untuk masukan rekan-rekan yang masih berkenan untuk membangun kesehatan gigi menjadi lebih baik. Mohon maaf sebesar-besarnya baru bisa posting. Kali ini saya akan membahas mengenai Amandel. Semoga bisa bermanfaat untuk kita semua. Beberapa pertanyaan yang ada dibenak kita seberapa bahaya penyakit ini? Sebenarnya amandel sendiri memang selalu ada pada setiap tubuh manusia, disini kita menyadari betapa menakjubkannya sistem tubuh manusia. Amandel sendiri merupakan salah satu sistem proteksi tubuh.



Amandel atau tonsil merupakan kumpulan jaringan limfoid yang terletak pada kerongkongan di belakang kedua ujung lipatan belakang mulut. Amandel sendiri berfungsi mencegah agar infeksi tidak menyebar ke seluruh tubuh dengan cara menahan kuman memasuki tubuh. Oleh karena itu kelenjar amndel ini meradang. Peradangan pada Kelenjar amandel ini disebut dengan tonsilitis, penyakit ini merupakan salah satu gangguan THT (Telinga Hidung & Tenggorokan). Tonsilitis dapat bersifat akut atau kronis. Bentuk akut yang tidak parah biasanya berlangsung sekitar 4-6 hari, dan umumnya menyerang anak-anak pada usia 5-10 tahun. Sedangkan radang amandel/tonsil yang kronis terjadi secara berulang-ulang dan berlangsung lama.

Pada radang amandel yang akut biasanya dimulai dengan gejala sakit tenggorokan yang ringan hingga menjadi parah, sakit saat menelan makanan, kadang-kadang muntah. Tonsilitis dapat menyebabkan amandel menjadi bengkak, panas, gatal, sakit pada otot dan sendi, nyeri pada seluruh badan, kedinginan, sakit kepala, dan sakit pada telinga. Kelenjar getah bening melemah di dalam daerah submandibuler. Bagian belakang tenggorokan akan terasa mengerut sehingga sukar menelan. Peradangan tonsil yang akut ataupun pembengkakan tonsil yang tidak terlalu besar dan tidak menghalangi jalan pernapasan, serta tidak menimbulkan komplikasi tidak perlu dilakukan pembedahan/operasi, karena tonsil yang terbuat dari jaringan getah bening dapat berfungsi mencegah tubuh agar tidak terkena penyakit yang berhubungan dengan infeksi.

Beberapa upaya yang dapat kita lakukan sendiri dirumah untuk pencegahan, perawatan dan pengobatannya dilakukan beberapa langkah sebagai berikut :

* Diusahakan untuk minum banyak air atau cairan seperti sari buah, terutama selama demam.
* Jangan minum es, sirop, es krim, makanan dan minuman yang didinginkan, gorengan, makanan awetan yang diasinkan, dan manisan.
* Berkumur air garam hangat 3-4 kali sehari.
* Menaruh kompres hangat pada leher setiap hari.
* diberikan terapi antibiotik (atas petunjuk dokter) apabila ada infeksi bakteri dan untuk mencegah komplikasi.
* Istirahat yang cukup.

Namun apabila radang amandel kronis dengan pembengkakan tonsil yang terlalu besar sehingga mengakibatkan terganggunya jalan pernapasan, atau munculnya komplikasi, biasanya diperlukan pembedahan/operasi untuk mengeluarkan tonsil. Apabila terjadi peradangan yang kronis disarankan untuk berkonsultasi kedokter spesialis THT untuk penanganan dan tidakan selanjutnya.

Mudah-mudahan bisa sedikit membantu :) Senang rasanya bisa ngeblog lagi :) sekali lagi saya minta maaf.

rokok n gigi

Berbagai posting dan artikel mungkin susah banyak yang mengulas tentang rokok dan bahaya yang ditimbulkan. namun disini sayang ingin mengulas efek rokok khusu terhadap kesehatan mulut dan gigi. semuga bermanfaat dan selalu mohon saran dan kesan agar postingan ini makin sempurna.

mengapa rokok sangat erat kaitannya dengan kesehatan gigi dan mulut? jelas secara gampang bisa dijawab, karena rokok dihisap melalui mulut ( saya rasa ga ada tempat lain untuk menghisap rokok ^^). Secara gampang bisa kita lihat bibir seorang perokok memang terlihat lebih gelap dibandingkan dengan bibir seorang yang bukan perokok, mengapa?

Secara umum kita mengetahui rokok yang ada di Indonesia ada 2 jenis, rokok dengan filter dan tanpa filter ( lebih dikenal dengan rokok kretek). Rokok tanpa filter cenderung lebih cepat merubah warna gigi dari pada rokok dengan filter.

Sekarang mari kita ikuti jejak asap rokok kenapa begitu banyak organ" tubuh yang dirugikan. Saat kita menghisap rokok asap yang keluar dari sebatang rokok menuju rongga mulut, beberapa detik asap rokok dengan jutaan zat" kimia berada dalam rongga mulut dan mempengaruhi jaringan dan organ yang ada dalam rongga mulut termasuk gigi itu sendiri. Asap panas yang berhembus terus menerus ke dalam rongga mulut merupakan rangsangan panas yang menyebabkan perubahan aliran darah dan mengurangi pengeluaran ludah. Akibatnya rongga mulut menjadi kering dan lebih an-aerob (suasana bebas zat asam) sehingga memberikan lingkungan yang sesuai untuk tumbuhnya bakteri an-aerob dalam plak. Dengan sendirinya perokok beresiko lebih besar terinfeksi bakteri penyebab penyakit jaringan pendukung gigi dibandingkan mereka yang perokok.

Gusi seorang perokok juga cenderung mengalami penebalan lapisan tanduk. Daerah yang mengalami penebalan ini terlihat lebih kasar dibandingkan jaringan di sekitarnya dan berkurang kekenyalannya. Penyempitan pembuluh darah yang disebabkan nikotin mengakibatkan berkurangnya aliran darah di gusi sehingga meningkatkan kecenderungan timbulnya penyakit gusi.

Tar dalam asap rokok juga memperbesar peluang terjadinya radang gusi, yaitu penyakit gusi yang paling sering terjadi disebabkan oleh plak bakteri dan factor lain yang dapat menyebabkan bertumpuknya plak di sekitar gusi. Tar dapat diendapkan pada permukaan gigi dan akar gigi sehingga permukaan ini menjadi kasar dan mempermudah perlekatan plak. Dari perbedaan penelitian yang telah dilakukan plak dan karang gigi lebih banyak terbentuk pada rongga mulut perokok dibandingkan bukan perokok. Penyakit jaringan pendukung gigi yang parah, kerusakan tulang penyokong gigi dan tanggalnya gigi lebih banyak terjadi pada perokok daripada bukan perokok. Pada perawatan penyakit jaringan pendukund gigi pasien perokok memerlukan perawatan yang lebih luas dan lebih lanjut. Padahal pada pasien bukan perokok dan pada keadaan yang sama cukup hanya dilakukan perawatan standar seperti pembersihan plak dan karang gigi.

Keparahan penyakit yang timbul dari tingkat sedang hingga lanjut berhubungan langsung dengan banyaknya rokok yang diisap setiap hari berapa lama atau berapa tahun seseorang menjadi perokok dan status merokok itu sendiri, apakah masih merokok hingga sekarang atau sudah berhenti.
Nikotin berperan dalam memulai terjadinya penyakit jaringan pendukung gigi karena nikotin dapat diserap oleh jaringan lunak rongga mulut termasuk gusi melalui aliran darah dan perlekatan gusi pada permukaan gigi dan akar. Nikotin dapat ditemukan pada permukaan akar gigi dan hasil metabolitnya yakni kontinin dapat ditemukan pada cairan gusi.

Beberapa perawatan memang sangat menganjurkan pada pasien perokok untuk benrhenti merokok untuk sementara waktu, selama dalam proses perawatan. Seperti pasien yang dalam masa pemsangan implan.

Dapat disimpulkan kerugian yang timbul akibat kebiasaan merokok pada kesehatan gigi dan mulut:

1. Perubahan warna gigi, gusi dan bibir.
2. Karies pada gigi akan semakin cepat terbentuk.
3. Kemungkinan kanker pada jaringan mulut sangat besar.
4. Bau nafas jelas beraroma rokok.
5. Berubahnya jaringan" dalam rongga mulut yang menyebabkan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan mulut itu sendiri seperti pemicu terbantuknya karies.

8 Cara Mudah Menjaga Kesehatan Mata

8 Cara Mudah Menjaga Kesehatan Mata

Pelajari cara-cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk kesehatan mata dan mata Anda akan merasakan dan terlihat lebih baik hanya dalam beberapa hari.

1. Periksa mata setiap 12 bulan
Masalah penglihatan yang tidak ditangani akan berkembang semakin parah, dan memakai lensa kontak atau kacamata yang tidak lagi cocok untuk Anda dapat menyebabkan masalah penglihatan dan sakit kepala.

2. Di musim panas, pakailah kacamata
Sinar UV dapat membuat kerusakan serius pada mata. Kacamata yang baik dapat mencegah hal ini. Ketika membeli kacamata, pastikan yang dapat memantulkan paling tidak 98% radiasi UV.

3. Makanlah nutrisi yang baik untuk Anda dan mata Anda
Studi baru-baru ini menunjukkan bahwa vitamin dan kelompok antioksidan dapat mencegah, atau paling tidak memperlambat degenerasi makular dan pertumbuhan katarak. Nutrisi yang baik bagi tubuh juga baik untuk mata.

4. Jika Anda membaca atau bekerja menggunakan komputer, pastikan cahayanya tepat
Bekerja dengan cahaya minim dapat menyebabkan kelelahan mata, tapi cahaya yang terlalu terang juga tidak baik. Arah cahaya terbaik jika bekerja menggunakan komputer adalah dari lampu meja bercahaya lembut dari arah samping. Kurangi tingkat terang (brightness) monitor. Warnanya memang jadi tak terlalu tajam, tapi mata akan jadi lebih nyaman.

5. Istirahatkan mata Anda
Hampir semua orang merasakan mata mereka jadi tidak nyaman setelah duduk seharian di depan layar komputer. Hal ini disebabkan mata berkedip 25% lebih sedikit dari biasanya, yang menyebabkan mata jadi kering. Satu hal yang bisa dilakukan adalah menutup mata Anda dan menghitung sampai 5 sebelum membukanya kembali. Hal lainnya adalah berpaling dari layar monitor dan fokus pada sebuah objek yang jauh, sesering mungkin.

6. Cari lensa kontak dengan kualitas baik
Tidak semua lensa kontak sama. Ada yang aman untuk mata Anda, dan ada juga yang beresiko merusak mata. Untuk melihat referensi tentang lensa kontak di: (http://www.1-contact-lenses-consumer-guide.com). Tahu apa yang ditawarkan industri lensa kontak modern akan membantu untuk membuat pilihan yang bijak, tidak begitu saja mengikuti apa kata dokter.

7. Jika memakai lensa kontak, rawatlah dengan baik
Lensa kontak tidaklah begitu merepotkan, tapi Anda juga tak dapat mengabaikan kebersihannya. Setiap kali akan memakai atau melepaskan lensa kontak Anda, bilaslah. Anda juga harus mengganti cairannya, ketika Anda menaruh di tempatnya waktu Anda tidur di malam hari.

8. Pakailah lensa kontak sesuai jadwal yang disarankan
Ada orang yang berbiat menghemat dengan memakai lensa kontak lebih lama daripada yang dimaksudkan. Ini bukanlah hal yang baik. Meskipun kulitas lensanya tidak akan berkurang, tumpukan protein dapat mengaburkan penglihatan Anda. Hal lain yang harus dipertimbangkan adalah, semakin lama Anda memakai lensa kontak Anda, semakin tinggi resiko mata Anda terkena infeksi.

Gejala klinis kanker payudara

Gejala klinis kanker payudara dapat berupa:

[sunting] Benjolan pada payudara

Umumnya berupa benjolan yang tidak nyeri pada payudara. Benjolan itu mula-mula kecil, makin lama makin besar, lalu melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau pada puting susu.

[sunting] Erosi atau eksema puting susu

Kulit atau puting susu tadi menjadi tertarik ke dalam (retraksi), berwarna merah muda atau kecoklat-coklatan sampai menjadi oedema hingga kulit kelihatan seperti kulit jeruk (peau d'orange), mengkerut, atau timbul borok (ulkus) pada payudara. Borok itu makin lama makin besar dan mendalam sehingga dapat menghancurkan seluruh payudara, sering berbau busuk, dan mudah berdarah. Ciri-ciri lainnya antara lain:

  • Pendarahan pada puting susu.
  • Rasa sakit atau nyeri pada umumnya baru timbul kalau tumor sudah besar, sudah timbul borok, atau kalau sudah ada metastase ke tulang-tulang.
  • Kemudian timbul pembesaran kelenjar getah bening di ketiak, bengkak (edema) pada lengan, dan penyebaran kanker ke seluruh tubuh (Handoyo, 1990).

Kanker payudara lanjut sangat mudah dikenali dengan mengetahui kriteria operbilitas Heagensen sebagai berikut:

  • terdapat edema luas pada kulit payudara (lebih 1/3 luas kulit payudara);
  • adanya nodul satelit pada kulit payudara;
  • kanker payudara jenis mastitis karsinimatosa;
  • terdapat model parasternal;
  • terdapat nodul supraklavikula;
  • adanya edema lengan;
  • adanya metastase jauh;
  • serta terdapat dua dari tanda-tanda locally advanced, yaitu ulserasi kulit, edema kulit, kulit terfiksasi pada dinding toraks, kelenjar getah bening aksila berdiameter lebih 2,5 cm, dan kelenjar getah bening aksila melekat satu sama lain.

Mengenal lebih dini tumor dan kanker

Kanker sering dikenal sebagai tumor, walaupun demikian tidak semua tumor berarti kanker.
Kanker adalah suatu penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel-sel kanker.

Sedangkan tumor adalah segala benjolan dan gumpalan yang timbul pada tubuh, baik yang kelihatan di permukaan tubuh maupun yang tersembunyi di dalam tubuh.
Sebagaimana kita ketahui, ada 2 golongan tumor, yaitu tumor jinak dan tumor ganas.


Tumor jinak ditandai dengan pertumbuhan yang lamban, bersimpai atau berselaput pembungkus sehingga mudah dioperasi dan diangkat.
Tumor ganas yang disebut kanker, tumbuhn cepat, tidak bersimpai, tumbuhnya menyusup ke bagian lain melalui pembuluh darah dan pembuluh getah bening.

Apa Penyebab Kanker?
Penyebab kanker sampai saat ini belum bisa dipastikan. Namun demikian ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan (memicu) risiko terjadinya kanker, yaitu :

  1. Bahan kimia, seperti tar pada rokok, bahan kimia insustri

  2. Penyinaran yang berlebihan

  3. Beberapa virus tertentu, seprti virus Papiloma pada manusia

  4. Pembertian hormone berlebihan (terapi hormonal)

  5. Rangsangan berupa benturan atau gesekan pada salah satu bagian tubuh secara berulang dalam waktu lama sehingga menimbulkan luka yang tidak sembuh-sembuh.

  6. Makanan tertentu, seperti makanan yang diawetkan, mengandung zat pewarna.


Siapa yang dapat terkena kanker?

  • Kanker dapat menimpa semua orang dan semua golongan umur, namun lebih sering menimpa orang yang beruia di atas 40 tahun.

  • Pada umumnya kanker tidak diturunkan, akan tetapi ada beberpa jenis yang secara genetic dapat diturunkan.


Bagian tubuh manakah yang dapat terserang kanker?

  • Kanker dapat timbul pada semua bagian tubuh. Oleh karena itu dikenal berbagai jenis kanker berdasarkan oragan yang terserang, seperti: kanker kanker leher rahim, kanker payudara, kaker tulang, kanker paru, kanker hati, kanker kulit, kanker usus besar, kanker darah dan lain sebagainya.

  • Kanker pada awalnya tumbuh pada satu bagian tubuh. Namun seiring berjalannya waktu dan pertumbuhannya, sel-sel kanker dapat menyebar lebih luas ke bagian-bagian tubuh lainnya. Kondisi ini disebut dengan istilah metastasis.


Apa saja tanda atau gejala kanker?
Ada tujuh gejala kanker yang perlu diwaspadai :

  1. Saat buang air besar atau kecil ada perubahan kebiasaan atau gangguan
  2. Alat pencernaan terganggu dan susah menelan
  3. Suara serak atau batuk yang tidak sembuh
  4. Payudara atau di tempat di tempat lain yang ditemukan benjolan
  5. Tahi lalat yang berubah sifatnya, menjadi semakin besar dan gatal
  6. Darah atau lender yang tidak normal keluar dari lubang-lubang tubuh
  7. Adanya luka terbuka yang tidak kunjung sembuh


Bagaimana mencegah kanker?
Upaya pencegahan kanker atau mengurangi risiko terkena kanker dapat dilakukan dengan cara hidup sehat dan menghindari penyebab kanker.

  1. Hindari makanan yang mengandung lemak tinggi, makanan yang diawetkan dan makanlah makanan seimbang gizi

  2. Hindari hubungan seksual dengan pasangan yang bukan suami atau istri anda

  3. Hindari merokok atau bersegeralah untuk berhenti merokok

  4. Hindari stress dan upayakan hidup sehat seimbang

  5. Hindari paparan sinar matahari secara langsung dan berlebihan

  6. Periksalah kesehatan secara berkala


Bagaimana pengobatan kanker?
Pengobatan kanker pada umumnya sama, yaitu dengan salah satu atau kombinasi dari beberapa cara, yang antara lain :

  1. Pembedahan (operasi)

  2. Penyinaran (radio-terapi)

  3. Obat pembunuh sel-sel kanker (sitostatika atau kemoterapi)

  4. Peningkatan daya tahan tubuh (imunoterapi)

  5. Pengobatan dengan hormone

Keberhasilan pengobatan bergantung pada tingkat atau stadium kanker.
Semakin dini deteksi kanker ditemukan, semakin besar kemungkinannya untuk sembuh


Sumber : Yayasan Kanker Indonesia, Jakarta

Prev: Manakah yang tepat, mempercepat atau menunda Kelahiran Bayi ? Sebuah Kritisi dari Komunitas Ibu
Next: Kanker Leher Rahim, Si Perenggut Nyawa Perempuan